News  

Jalan Prana Baru Diresmikan, Kini Retak: DPRD Sukabumi Soroti Kualitas Pengerjaan

HALOSMI.ID — Baru saja diresmikan, kondisi Jalan Prana, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, kini menjadi sorotan. Sejumlah titik pada ruas jalan tersebut dilaporkan mengalami keretakan sehingga memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas pengerjaan infrastruktur yang menggunakan anggaran daerah.

Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Melan Maulana, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi bersama kontraktor pelaksana bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

Melan mengaku telah menerima laporan langsung dari masyarakat mengenai adanya retakan pada Jalan Prana. Ia menilai kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab kerusakan.

“Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Jalan Prana baru diresmikan kemarin Sabtu, tapi sekarang sudah terlihat retak-retak. Ini menunjukkan adanya indikasi pengerjaan yang terburu-buru atau kualitas material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis,” tegas Melan saat diwawancarai, Minggu (23/8/2026).

Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Melan Maulana.

Melan mendorong DPRD Kota Sukabumi untuk memanggil Dinas PUTR beserta kontraktor pelaksana guna meminta penjelasan mengenai proses pengerjaan, penggunaan material, hingga pengawasan selama proyek berlangsung.

Selain itu, ia meminta kontraktor melakukan perbaikan secara menyeluruh apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya permasalahan pada konstruksi. Perbaikan, kata Melan, jangan hanya dilakukan sebatas penambalan formalitas melalui masa pemeliharaan atau retensi.

Ia juga mendorong pemeriksaan sampel material beton maupun aspal untuk memastikan mutu konstruksi sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Melan menegaskan DPRD akan terus mengawasi kondisi Jalan Prana hingga benar-benar dinyatakan aman dan layak digunakan masyarakat.

“Bukan hanya Jalan Prana saja, tapi ruas jalan lainnya. Langkah pengawasan ini sangat penting agar alokasi APBD Kota Sukabumi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi keselamatan dan kenyamanan warga, bukan hanya mengejar seremoni peresmian semata,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meresmikan hasil rekonstruksi Jalan Prana pada Sabtu (22/8/2026). Peresmian ditandai dengan dibukanya penghalang jalan sebagai tanda bahwa akses tersebut telah selesai dikerjakan dan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Prana secara umum telah selesai 100 persen. Namun, masih terdapat sedikit pekerjaan berupa peninggian pada bagian tertentu yang menunggu beton benar-benar kering.