News  

Jalan Prana Baru Diresmikan, Kini Retak: DPRD Sukabumi Soroti Kualitas Pengerjaan

Jalan tersebut menggunakan konstruksi beton mutu K-250 yang diperuntukkan bagi jalan kota. Untuk menjaga kondisi jalan, pemerintah juga memasang portal sebagai pembatas kendaraan berat.

Ayep Zaki menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus mengedepankan kualitas dan hasil pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengaku puas melihat hasil pembangunan Jalan Prana yang dinilai baik dan selesai lebih cepat dari masa kontrak.

Menurutnya, setiap pekerjaan infrastruktur harus dilaksanakan secara optimal tanpa melihat siapa pun pemenang tendernya. Pemerintah Kota Sukabumi juga memastikan proses pemeriksaan dilakukan sesuai ketentuan agar hasil pekerjaan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ke depan, Pemkot Sukabumi telah merencanakan penanganan sekitar 16 titik jalan kota secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Pekerjaan diupayakan dilakukan secara utuh hingga selesai agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Sementara untuk ruas jalan lain yang mengalami kerusakan, termasuk Jalan Merbabu, Pemkot Sukabumi telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penanganannya dapat segera dilakukan.

Pemerintah Kota Sukabumi juga berencana kembali mempercepat pembangunan infrastruktur pada 2027 setelah dukungan anggaran tersedia.

(Herlan Heryadie)