Para peneliti kemudian menguji lebih lanjut apakah profil lateralitas, kecenderungan seseorang memakai sisi kiri atau kanan tubuh, relawan individu memiliki efek apapun. Secara keseluruhan, 53% relawan menunjukkan profil standar (kidal dan dominan kidal untuk pengenalan emosi visual), 12% relawan menunjukkan profil terbalik, 13% menunjukkan bias kiri untuk kedua tes dan 22% relawan memiliki bias kanan untuk kedua tes.
Menariknya, profil terbalik dikaitkan dengan lebih banyak kesulitan sosial yang dilaporkan sendiri dan tingkat autisme dan ADHD yang dilaporkan sendiri yang lebih tinggi. Para ilmuwan berpendapat jika orang dengan profil terbalik tidak selaras dengan rata-rata orang lain untuk kedua tangan dan lateralisasi emosional, yang mungkin membuat mereka lebih sulit untuk mengatur waktu reaksi mereka dengan tepat terhadap isyarat sosial.
Temuan ini menunjukkan jika mungkin bukan kidal atau kanan itu sendiri yang relevan dengan kemampuan kognitif tetapi lebih pada profil asimetri yang berbeda.
Para peneliti berharap proyek penelitian masa depan mengenai kidal dan kemampuan-kemampuan lainnya bisa mempertimbangkan profil asimetri secara keseluruhan di luar kemampuan kidal
Demikian penjelasannya, semoga menjawab pertanyaan kalian ya.










