Apakah Aman Bayi Tidur Pakai Dot Hisap?

HALOSMI.ID- Empeng atau dot hisap sering menjadi penyelamat bagi banyak banyak orang tua saat si kecil rewel, terutama menjelang tidur.

Tapi, amankah penggunaan empeng saat bayi tidur? Bagaimana aturan pakainya supaya tetap aman dan tidak mengganggu tumbuh kembang gigi anak?

Dokter spesialis, penggunaan empeng atau dot saat bayi beraktivitas atau bahkan sedang tidur sebenarnya tidak masalah. Hanya saja, tetap ada batasan untuk bayi menggunakan empeng tersebut.

Penggunaan empeng tidak sepenuhnya dilarang, namun perlu dibatasi. Artinya, empeng bisa digunakan untuk menenangkan bayi, terutama saat tidur, tetapi orang tua harus mulai mengatur durasi pemakaiannya.

Perlahan kurangi penggunaan empeng

Pengurangan penggunaan empeng sebaiknya dimulai sejak dini. Pengurangan bisa dilakukan sejak bayi memasuki usia 6 bulan dan secara bertahap dihentikan hingga usia 3 tahun.

Fase oral adalah periode penting dalam perkembangan anak, di mana mereka banyak mengeksplorasi dunia melalui mulutnya. Namun, setelah usia 3 tahun, fase ini berakhir dan gigi tetap mulai terbentuk.

Ciri-ciri empeng yang aman

Selain membatasi waktu penggunaan, memilih empeng yang aman juga tidak kalah penting. Berikut beberapa ciri empeng yang direkomendasikan.

1. Pelindung empeng kokoh

Empeng atau dot memiliki bagian pelindung yang kuat untuk mencegah empeng tertelan atau masuk terlalu dalam ke mulut bayi.

2. Bagian empeng lembut dan kokoh

Empeng harus memiliki tekstur kuat namun lembut. Hal ini agar nyaman digunakan oleh bayi tanpa melukai gusi atau mulut.

3. Memiliki pegangan ring

Pegangan ring berfungsi untuk memudahkan pemegangan serta mencegah risiko bayi tersedak.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai dot hisap menurut dokter. Jadi bagi kalian para orang tua jangan salah lagi ya!