HALOSMI.ID- Di dunia ini ada banyak bau yang tidak disukai kucing. Khususnya aroma yang cukup menyengat dan tajam. Tak sedikit orang memanfaatkan bau-bauan yang khas untuk mengusir kucing dengan aman.
Kehadiran kucing bagi sebagian orang bisa mengganggu kenyamanan, terutama untuk mereka yang memiliki phobia atau tidak menyukai kedatangan kucing liar. Banyak yang menggunakan cara kasar dan menyakitkan untuk membuat kucing pergi serta menjauh.
Daripada menggunakan cara-cara tidak baik, sebaiknya memanfaatkan bau yang tajam dan menyengat untuk mengusir kucing dengan aman tanpa melukai.
Berikut daftar lengkap dan penjelasan tentang 15 bau yang tidak disukai kucing.
1. Cuka
Kucing tidak menyukai aroma dari cuka karena baunya sangat tajam dan asam. Keunggulan dari bau menyengat cuka bisa menjadi alternatif cara untuk mengusir kucing dari rumah. Walaupun tidak sukai kucing, cuka bukanlah barang cairan yang bersifat toksik atau berbahaya.
2. Kopi
Sama seperti cuka, kopi juga mengeluarkan bau yang cukup kuat dan menyengat. Hal ini mengganggu sensor yang ada di hidung kucing. Sejumlah orang memanfaatkan kopi untuk mengusir kucing. Bisa menggunakan bubuk atau kopi yang sudah diseduh.
Selain membuat kucing tidak senang, aroma kopi bersifat toksik. Jika tertelan dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi kucing seperti muntah, diare, kejang, bahkan kematian.
3. Aroma Citrus
Citrus merupakan sebutan untuk tanaman jeruk, seperti jeruk manis, lemon, jeruk, nipis, jeruk bali, dan jenis lainnya. Bau citrus yang terendus oleh kucing mempengaruhi sensitivitas hidung kucing karena
Asam sitrat yang ada di dalam citrus termasuk senyawa trikarboksilat organik dengan rasa asam yang kuat dan tidak disukai kucing. Jika kucing menelan buah jeruk, kulit atau minyaknya bisa menyebabkan muntah, diare, bahkan dermatitis karena toksisitas yang muncul.
4. Minyak Kayu Putih
Minyak kayu putih termasuk bagian dari aroma rempah-rempah yang membuat kucing tidak senang. Sebab, terdapat kandungan eucalyptus oil yang cukup kuat dan membuat sensor di hidung kucing menolak untuk mengendus.
5. Thyme atau Mint
Masih seputar tanaman herbal, thyme atau mint bisa dijadikan alternatif untuk mengusir kucing dengan mudah. Aroma yang kuat dari thyme dan mint tidak disukai kucing. Jadi, cukup taruh thyme dan mint di sekitar area yang sering dilewati kucing seperti halaman rumah, pot bunga, pagar, atau pintu dan jendela.
6. Cabai dan Paprika
Aroma pedas dari cabai dan paprika di dalam makanan tidak disukai kucing. Sensor yang ada di hidung membuat kucing sensitif dengan aroma makanan pedas. Selain itu, pedas yang bersumber dari cabai mengandung capsaicin yang berpotensi membuat kucing keracunan.
7. Lada Hitam
Lada hitam bisa menjadi pengganti cabai dan paprika. Kucing tidak senang jika ia mengendus aroma rempah dari lada hitam. Aroma ini bisa membuat kucing bersin, menggosok wajah, dan bersembunyi.
8. Mentega Kacang
Aroma mentega kacang yang kuat dan menyengat membuat indera penciuman kucing yang sensitif merespon. Selain itu, banyak dari mentega kacang yang dijual mengandung gula, garam, dan bahan lain yang tidak alami bagi kucing. Bau-bauan tersebut membuatnya merasa tidak nyaman.
9. Bawang Putih dan Bawang Merah
Bau bawang merah dan putih yang khas dapat mengiritasi mata dan hidung kucing. Dari kejauhan, kucing dapat mendeteksi bau bawang sehingga segera menjauh. Kemudian, senyawa sulfoksida dapat merusak sel darah merah kucing jika tertelan dan membuatnya terkena anemia.
10. Daun Salam
Aroma daun salam yang tajam dan menyengat karena mengandung minyak atsiri seperti eugenol dan sineol. Bagi manusia, bau ini wangi dan khas tetapi tidak untuk kucing yang memiliki penciuman super sensitif. Aromanya bisa terlalu menusuk dan mengganggu pernafasan.
11. Pisang
Banyak dari kucing tidak menyukai bau pisang karena ada senyawa kimia seperti etil asetat dan asetaldehid yang aromanya menyengat. Selain itu, pisang bukan makanan alami bagi kucing. Terutama yang sudah matang. Mereka bisa terganggu dengan kehadiran buah berwarna kuning ini.










