HALOSMI.ID- Kalian Pernah Mendengar Istilah Crab Mentality? Atau baru kali ini saja, Nah mentalitas kepiting ini menggambarkan sikap dimana seseorang tidak suka atas pencapaian orang lain, dan setelah itu mereka akan menjatuhkan orang tersebut.
Sikap ini bisa muncul karena adanya rasa takut tertinggal dan tidak dihargai. Bahkan, mereka bisa saja berpikir bahwa kesuksesan orang lain akan merugikan dirinya.
Alih-alih merasa termotivasi untuk mengejar kesuksesan, mentalitas kepiting ini membuat orang cenderung berusaha menjatuhkan orang lain supaya tidak tenggelam sendirian dalam kegagalan.
Selain itu, mereka juga mungkin pernah mengalami hal serupa di mana mereka pernah dijatuhkan oleh orang lain. Akibatnya, mereka memproyeksikan pengalaman buruk itu ke orang di sekitarnya.
Jika kita menemukan orang-orang seperti ini, maka kita harus segera mengambil langkah demi terwujudnya tujuan hidup dan kesuksesan diri kita.
1. Mengenali Tanda-Tanda Mentalitas Kepiting
Terkadang, ketika kita sedang mengejar tujuan dan kesuksesan, kita tidak menyadari bahwa ada orang-orang yang iri dengan apa yang sedang kita lakukan.
Maka dari itu, langkah pertama untuk menghadapi mentalitas kepiting pada orang lain adalah dengan mengenali tanda-tandanya. Pahami juga bagaimana sikap tersebut bisa mempengaruhi pikiran, kata-kata, dan tindakan mereka.
Coba kenali apa yang menjadi penyebab sikap mereka yang berniat ingin menjatuhkan kita. Mungkinkah ada rasa takut kalah atau kurangnya kepercayaan diri. Jika kita bisa mengenali mentalitas ini, kita dapat semakin mudah mengambil langkah lebih lanjut.
2. Mencoba Mengubah Pola Pikir Mereka
Hal ini mungkin terdengar sulit, tetapi tidak ada salahnya untuk dicoba jika memungkinkan. Bantu mereka untuk memutar cara pandang ke arah yang lebih positif bahwa hidup bukan soal menang atau kalah.
Berikan teguran bahwa kesuksesan orang lain bukan sesuatu yang mengancam dan bisa membuat mereka sendiri gagal. Tegur secara langsung jika sikap mereka telah mengganggu. Jelaskan mengapa pola pikir seperti itu merugikan mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.
3. Fokus Pada Diri Sendiri
Jika sikap mereka begitu sulit untuk diubah, langkah terbaik adalah dengan fokus pada diri kita. Abaikan sikap dan usaha-usaha negatif yang mereka lakukan. Sadari bahwa sikap mereka yang merugikan tersebut adalah permasalahan pribadi mereka.
Demi menjaga kesehatan mental, kita bisa memaafkan dan menerima bahwa hal tersebut sudah berada di luar kontrol diri kita. Tetaplah bersikap baik dengan menghargai dan merayakan kesuksesan orang lain. Dengan begitu, kita tidak menjadi seperti mereka dan menjadi lebih termotivasi untuk mencapai keberhasilan.










