Hal ini membantu mengurangi momen canggung ketika seseorang secara tidak sengaja mencoba masuk ke toilet yang sudah terpakai. Olehnya itu, celah ini juga mempersingkat waktu tunggu karena pengguna bisa langsung melihat toilet mana yang tersedia tanpa harus mengecek satu per satu.
5. Mencegah Perilaku yang Tidak Diinginkan
Desain pintu dengan celah di bagian bawah juga berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap perilaku yang tidak diinginkan. Toilet yang tertutup rapat bisa menjadi tempat yang rawan untuk tindakan kriminal, penyalahgunaan narkoba, atau bahkan vandalisme.
Dengan adanya celah, orang-orang di luar bisa lebih mudah mengawasi situasi di dalam bilik tanpa mengganggu privasi pengguna.
Jika seseorang mencoba melakukan sesuatu yang mencurigakan di dalam toilet, keberadaan celah membuat mereka lebih sulit untuk melakukannya tanpa terdeteksi, sehingga hal ini pada akhirnya membantu menjaga keamanan dan ketertiban di dalam fasilitas umum.
Itulah penjelasannya, Semoga menambah pengetahuan kalian ya.










