Simak! Tanda Berikut Ini Kamu Sudah Lelah Hidup Melajang, Benarkah?

HALOSMI.ID- Guys, Bagi sebagian orang masih melajang mungkin sebuah kemerdekaan atau keistimewaan. Namun, sebagian lainnya bisa saja menganggap hidup melajang begitu lelah dan ingin segera keluar dari kondisi ini.

Apakah kamu termasuk kategori orang yang lelah melajang? Yuk, kenali dari tanda-tandanya berikut ini:

1. Mulai Malas Hadir di Acara Keluarga

Kamu menjadi tidak suka menghadiri acara di mana kerabatmu akan mempertanyakan status hubunganmu. Atau, kalau di masyarakat kita, pertanyaannya berupa “Mana calonnya?”, “Kapan nikah?”, “Kapan nyusul?”, dan sebagainya. Kamu mulai tidak nyaman ditanya-tanyai hal seperti itu.

2. Iri pada Pertunangan atau Pernikahan Orang Lain

Mengutip Love on Purpose, tanda lainnya adalah kamu merasa cemburu atau iri pada berita pertunangan orang lain atau ketika melihat temanmu ada di pelaminan. Selain merupakan pertanda pasti keirianmu dan betapa kamu ingin sekali mengakhiri kesendirianmu juga seperti dirinya, perasaan ini juga mengartikan kamu peduli pada kebahagiaan temanmu sekaligus bertanya-tanya kapan giliranmu.

3. Mulai Berkhayal tentang Kehidupan Rumah Tangga

Khayalan tentang kehidupan rumah tangga bisa menandakan bahwa kamu lelah melajang. Bisa jadi karena kamu ingin mengalami rasanya membangun kehidupan bersama orang yang kamu cintai.

Namun, karena belum kesampaian maka kamu khayalkan saja terlebih dahulu. Bisa jadi juga kamu sangat butuh cinta dan perhatian, keamanan dan rasa stabil dalam hidup, atau kesepian.

4. Mulai Mengeluhkan Statusmu

Kelelahanmu hidup melajang bukan lagi privasi atau rahasia. Kamu mulai mengeluhkan kesendirianmu di saat teman-temanmu sudah mulai memamerkan foto tunangan, pesta pernikahan, atau kebersamaannya dengan anak-anak mereka.

Daripada mengeluhkan kondisi ini, lebih baik melakukan sesuatu yang bisa membantumu mengakhiri masa lajangmu. Seperti itulah yang dikutip dari LovePanky.

5. Mulai Menurunkan Standar

Jika dulu kamu terlalu selektif tentang siapa yang ingin kamu kencani atau pacari, sekarang kamu mendapati dirimu menurunkan standar sehingga memungkinkanmu menerima siapa pun.

Selagi mereka masih lajang dan menyukaimu juga. Ini merupakan penanda yang begitu jelas bahwa kamu tidak ingin terus-menerus hidup melajang.

Anyway, selelah apa pun kamu hidup melajang dalam waktu yang lama, mudah-mudahan waktu tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menumbuhkan pribadi baikmu, mengembangkan rasa percaya diri, dan menguatkan kemandirianmu ya.

Percayalah bahwa orang yang lama melajang mungkin lebih baik dalam menangani kesulitan hidup dan emosi yang tak terduga seorang diri alias tanpa mengandalkan pasangan.