Dalam tradisi ini, anak-anak berlomba menggulingkan telur sejauh mungkin menggunakan sendok kayu. Kegiatan ini dipercaya melambangkan batu yang digulingkan dari makam Yesus saat kebangkitan-Nya.
Selain meriah, tradisi ini juga menjadi ajang berkumpulnya keluarga dari berbagai penjuru negeri.
5. Menerbangkan Layang-layang di Bermuda
Warga Bermuda menyambut Paskah dengan menerbangkan layang-layang berwarna cerah buatan tangan sendiri. Tradisi ini biasanya dilakukan pada hari Jumat Agung dan menjadi bagian penting dari perayaan Paskah di sana.
Layang-layang dianggap melambangkan kenaikan Yesus ke surga. Olehnya itu, kegiatan ini tak hanya seru tapi juga penuh makna spiritual. Festival layang-layang ini juga menjadi momen kumpul keluarga untuk menciptakan kenangan indah bersama.
6. Melempar Pot Tanah Liat di Yunani
Di Pulau Corfu, Yunani, warga memiliki tradisi Paskah yang cukup ekstrem, yaitu melempar pot tanah liat dari balkon rumah ke jalan. Pot-pot yang dilempar biasanya diisi air agar lebih berat dan menghasilkan suara pecahan yang keras.
Tradisi ini melambangkan membuang hal-hal buruk dari kehidupan dan membuka lembaran baru yang lebih baik. Pecahan pot dipercaya akan membawa keberuntungan bagi siapa pun yang mengambilnya.
7. Anak-anak Berdandan seperti Penyihir di Swedia dan Finlandia
Anak-anak di Swedia dan Finlandia menyambut Paskah dengan berdandan ala penyihir kecil, lengkap dengan syal, lukisan wajah, dan keranjang. Mereka akan berkeliling dari rumah ke rumah untuk meminta permen atau cokelat, mirip dengan Halloween.
Tradisi ini berakar dari kepercayaan lama bahwa para penyihir akan terbang ke gunung BlÄkulla menjelang Paskah. Kini, meski nuansanya lebih modern dan ceria, tradisi ini tetap selalu menjadi hal yang dinanti-nantikan oleh anak-anak.
Jadi, itulah sejumlah tradisi unik Paskah dari berbagai penjuru dunia. Menurutmu, tradisi mana nih yang paling seru?










