HALOSMI.ID- Kamu Sedang Menjalani Program Diet, tapi masih mau tetap makan nasi? Tenang saja masih ada caranya agar kamu bisa menikmati nasi dan lauk meski sedang diet.
Nasi putih mengandung karbohidrat sederhana, yaitu jenis karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh. Hal ini membuat tubuh cepat lapar, sehingga mendorong keinginan untuk makan lebih banyak.
Nasi putih juga memiliki indeks glikemik yang tinggi, sehingga dapat dengan mudah menyebabkan kenaikan gula darah. Kedua faktor inilah yang dapat mengganggu program diet dan menghambat penurunan berat badan.
Lantas, apakah seseorang yang sedang diet benar-benar harus stop makan nasi?
Spesialis gizi mengungkapkan makan nasi putih selama diet tetap diperbolehkan. Pasalnya, nasi putih menyediakan karbohidrat yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi.
Menurutnya, yang perlu diperhatikan adalah porsi dan defisit kalori. Jadi, porsi nasi putih disesuaikan agar mencapai defisit kalori, sehingga mempercepat penurunan berat badan.
Apa itu defisit kalori? Defisit kalori adalah kondisi ketika tubuh membakar lebih banyak kalori dibandingkan jumlah yang masuk ke dalam tubuh.
Jadi jika seseorang biasanya membutuhkan 1.800 kalori per hari, bisa dikurangi secara perlahan agar kebutuhan kalorinya menjadi 1.500 dan seterusnya.
Tingkatkan Asupan Protein
Selain memerhatikan jumlah karbohidrat dan kalori, pentingnya asupan protein dan serat. Protein dibutuhkan untuk mempertahankan massa otot, sedangkan serat membantu melancarkan pencernaan.
Keduanya juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan, dua hal yang berkontribusi dalam penurunan berat badan.
Berikut contoh pola diet seimbang dengan tetap makan nasi untuk sarapan, makan siang, dan malam:
Karbohidrat, seperti nasi setengah porsi (setengah centong nasi atau 5-6 sendok makan)
Protein, bisa ayam atau ikan dengan ukuran setengah telapak tangan 2 potong, bisa juga diganti dua butir telur (bisa dikombinasikan)
Lauk nabati, seperti tahu atau tempe sebanyak satu potong atau sekitar 50 gram
Serat, seperti sayur-mayur yang bervariasi sebanyak satu piring kecil atau mangkuk sedang penuh
Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng. Sebab, makanan tersebut cenderung tinggi kalori sehingga bisa menyebabkan peningkatan berat badan.
Dan tidak lupa wajib mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah-buahan, sebagai selingan untuk mengontrol rasa lapar.
Demikian penjelasannya, semoga mudah di mengerti ya.










