Kenali! Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah Ambeyen pada Perempuan

2. Gatal dan iritasi di sekitar anus

Gatal-gatal di sekitar anus merupakan tanda umum wasir, terutama ambeien eksternal. Iritasi ini bisa disebabkan oleh kebersihan yang kurang optimal, keringat berlebih, atau feses yang tersisa di sekitar anus. Gatal juga bisa sangat mengganggu bahkan membuat area tersebut menjadi lebih meradang.

3. Nyeri atau tidak nyaman saat duduk

Wanita yang mengalami ambeien seringkali merasa tidak nyaman bahkan sakit ketika duduk. Ini disebabkan oleh tekanan yang terjadi pada benjolan ambeien di sekitar anus, terutama jika ambeien eksternal sudah terbentuk benjolan yang membesar.

4. Munculnya benjolan di sekitar anus

Pada ambeien eksternal, benjolan kecil atau besar dapat muncul di sekitar anus. Benjolan ini bisa terasa lunak atau keras, tergantung pada tingkat pembengkakan.

Terkadang, benjolan tersebut bisa kembali masuk ke dalam rektum setelah buang air besar. Pada kasus yang lebih parah, benjolan bisa menetap dan membutuhkan perawatan medis.

5. Rasa tidak tuntas setelah buang air besar

Beberapa wanita yang menderita ambeien mengeluhkan perasaan tidak tuntas setelah buang air besar, meskipun telah berusaha mengejan. Hal ini disebabkan oleh pembengkakan pada pembuluh darah yang menghalangi keluarnya feses dengan lancar.

Penyebab ambeien

Berikut penyebab ambeien yang perlu Bunda waspadai.

Sembelit kronis: Mengejan berlebihan saat buang air besar dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus.

Kehamilan: Tekanan dari rahim yang membesar selama kehamilan dapat menyebabkan ambeien.

Kegemukan: Berat badan berlebih dapat memberikan tekanan tambahan pada pembuluh darah di area panggul.

Duduk terlalu lama: Duduk dalam waktu lama, terutama di toilet, bisa memicu ambeien.

Kurangnya serat dalam makanan: Diet rendah serat bisa menyebabkan sembelit, yang kemudian dapat memicu ambeien.

Diagnosis ambeien

Untuk mendiagnosis ambeien, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik. Pada ambeien eksternal, dokter dapat langsung melihat benjolan di sekitar anus. Sementara itu, ambeien internal mungkin memerlukan pemeriksaan rektal dengan memasukkan alat yang disebut anoskop untuk memeriksa bagian dalam rektum.

Jika perdarahan terjadi atau ada tanda-tanda infeksi, dokter juga bisa merekomendasikan tes lebih lanjut untuk memastikan tidak ada kondisi lain yang lebih serius, seperti kanker rektum atau polip.

Untuk mengetahui apakah kalian menderita wasir, ada beberapa tesnya, termasuk:

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa anus dan rektum serta mencari pembuluh darah bengkak yang merupakan tanda wasir.