“Waktu subuh berakhir saat piringan Matahari mulai terlihat di horizon timur, menandai terbitnya Matahari,” jelasnya.
Sementara itu, waktu maghrib ditentukan dengan melakukan pengamatan hilangnya piringan Matahari di horizon barat yang menandai terbenamnya Matahari.
Saat Matahari terbenam dan berada di bawah horizon barat, tidak berarti sinarnya langsung menghilang karena terhalang Bumi. Namun, masih ada yang direfleksikan oleh atmosfer Bumi.
“Saat sinar yang direfleksikan tersebut menghilang, maka berakhir lah waktu maghrib yang ditandai dengan hilangnya mega merah di langit,” tandasnya.
Itulah alasannya, semoga bisa jadi pelajaran dan menjawab pertanyaan kalian semua ya!








