Ragam  

Deretan Tradisi yang Selalu Ada saat Tahun Baru Imlek dan Makna di Baliknya!

Tradisi ini juga menjadi cara untuk mempererat hubungan antara anggota keluarga dan menunjukkan rasa sayang kepada yang lebih muda.

4. Menyulut Petasan dan Kembang Api

Tradisi menyulut petasan dan kembang api berasal dari cerita legenda tentang makhluk mitos bernama Nian. Menurut cerita, Nian sering menyerang desa saat malam Tahun Baru.

Penduduk desa menemukan bahwa suara ledakan petasan dan warna merah mampu mengusir Nian. Hingga kini, tradisi ini tetap dilakukan sebagai simbol mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan.

Suara petasan juga dipercaya membawa semangat dan kebahagiaan ke dalam rumah. Selain itu, cahaya dari kembang api menciptakan suasana meriah dan menandakan awal tahun yang penuh harapan.

Di beberapa tempat, pertunjukan kembang api juga menjadi hiburan bagi masyarakat untuk merayakan Imlek bersama-sama.

5. Pakaian Merah

Pada saat Imlek, warna merah mendominasi pakaian yang dikenakan. Ini bukan sekadar pilihan warna, tetapi juga mencerminkan budaya. Merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari roh jahat.

Pakaian merah yang dikenakan saat Imlek sering kali dihiasi dengan motif khas, seperti naga atau bunga Mei Hwa, yang juga memiliki makna keberuntungan. Orang-orang biasanya membeli pakaian baru untuk dikenakan saat Imlek sebagai simbol awal yang baru dan meninggalkan hal-hal lama di tahun sebelumnya.

6. Dekorasi Rumah dengan Simbol Keberuntungan

Dekorasi rumah menjadi elemen penting dalam perayaan Imlek. Lentera merah sering digantung di pintu atau di halaman rumah sebagai simbol kebahagiaan dan cahaya yang menerangi tahun baru.

Tulisan “fu” (福), yang berarti keberuntungan, ditempelkan terbalik di pintu karena dalam bahasa Mandarin, kata “terbalik” terdengar seperti “telah tiba”. Selain itu hiasan bunga Mei Hwa, bunga plum, sering digunakan untuk menghias rumah karena melambangkan harapan dan ketangguhan menghadapi tantangan.

7. Mengunjungi Keluarga dan Kerabat

Saling berkunjung atau “bai nian” adalah tradisi yang menekankan pentingnya hubungan keluarga. Kunjungan ini dilakukan untuk mengucapkan selamat tahun baru dan memberikan doa terbaik.

Saat berkunjung, tuan rumah biasanya menyuguhkan makanan khas Imlek, seperti jeruk atau kue keranjang. Ucapan selamat seperti “Gong Xi Fa Cai” sering dilontarkan sebagai harapan agar tamu mendapatkan rezeki dan kebahagiaan. Tradisi ini juga menjadi waktu untuk mempererat hubungan sosial di luar keluarga inti.

8. Barongsai dan Tarian Naga

Pertunjukan Barongsai dan tarian naga tidak pernah absen dalam perayaan Imlek. Barongsai dipercaya membawa keberuntungan dan menyingkirkan energi negatif.