Deretan Korupsi Terbesar di Indonesia Rugikan Hingga 1 Kuadriliun!

Dalam kasus ini melibatkan sederet nama pejabat Kementerian Perdagangan dan pengusaha besar. Para tersangka diduga memberikan izin CPO secara ilegal meskipun ada kebijakan larangan ekspor.

Hasil audit Badan Pengawas Keuangan (BPK) pada 2022, menyatakan negara mengalami kerugian keuangan sebesar Rp2 triliun dan kerugian perekonomian mencapai Rp10 triliun. Akibatnya, kelangkaan minyak goreng di dalam negeri pun tak bisa dihindarkan.

9. Garuda Indonesia – Rp9,37 Triliun

Pengadaan pesawat Bombardir CRJ-1000 dann Avions de Transport Regional (ATR) 72-600 di PT Garuda Indonesia (Persero) pada 2011-2021, masuk dalam daftar korupsi dengan kerugian negara terbesar di Indonesia.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, menyatakan bahwa kasus mega korupsi ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp9,37 triliun. Sementara, menurut Kejaksaan Agung, kasus tersebut merugikan negara sebesar Rp8,8 triliun.

Dalam perkara ini, sebanyak lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya menjerat eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

Penyediaan kedua jenis armada moda transportasi udara tersebut dianggap tidak sesuai dengan konsep bisnis PT Garuda Indonesia yang seharusnya memberikan layanan jasa penerbangan penuh.

10. Proyek BTS 4G – Rp8,7 Triliun

Proyek pembangunan base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 dalam program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2020-2022 mengalami berbagai kecurangan. Mulai dari mark-up harga hingga pengadaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Perkara ini menjerat eks Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Gerard Plate, yang ditetapkan sebagai tersangka. Total kerugian negara akibat kasus ini lebih dari Rp8,7 triliun.

Itulah 10 kasus korupsi terbesar di Indonesia, mau jadi apa negara Indonesia jika terus-menerus korupsi dengan jumlah yang sangat besar!