Ragam  

Deretan Barang Paling Kotor di Rumah yang Jarang Disadari!

5. Kunci

Kunci bisa disimpan di mana saja. Kunci juga berkali-kali disentuh oleh tangan.

Tak banyak orang yang menyadari pentingnya membersihkan kunci. Padahal, kunci adalah sarang kuman.

Bersihkan kunci dengan kain desinfektan atau alkohol isopropil setidaknya seminggu sekali.

6. Bantal

Para ahli mengatakan, hanya dalam enam bulan, bantal dan selimut bisa menjadi rumah bagi jutaan tungau dan bakteri.

Cuci bantal dengan air panas setidaknya 3-6 bulan sekali. Atau, ganti bantai setidaknya setiap dua tahun.

7. Sikat gigi

Penelitian menemukan, beberapa sikat gigi membawa lebih dari 100 juta bakteri. Bakteri berkembang biak di bulu sikat yang lembap. Belum lagi kuman yang berterbangan dari toilet rentan hinggap di sikat gigi.

Jangan lupa untuk selalu menutup toilet setelah digunakan.

Untuk menjaganya tetap bersih, bilas kepala sikat gigi dengan air panas setiap hari. Bersihkan juga gagang sikat gigi setidaknya seminggu sekali.

Jika memungkinkan, ganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali atau setelah bulunya terlihat kotor.

8. Tirai

Tirai menjadi tempat berkumpulnya debu, alergen, dan bulu hewan peliharaan.

Bersihkan debu secara teratur dengan sikat atau kemoceng. Lalu, lap dengan kain lembap setiap tiga bulan.

9. Remote televisi

Remote TV juga termasuk salah satu benda yang sering disentuh di rumah. Hal ini memungkinkan bakteri dan sisa kotoran berkumpul di sana.

Penelitian menunjukkan, remote TV dapat menjadi salah satu benda yang paling banyak mengandung kuman di rumah, bahkan menyimpan virus penyebab flu dan pilek.

Bersihkan remote TV seminggu sekali. Bersihkan tombol dan bagian belakang dengan tisu desinfektan atau kain yang dibasahi dengan alkohol.

10. Mesin cuci

Mesin cuci juga bisa jadi sarang bakteri. Penumpukan kelembapan menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi jamur, lumut, dan bakteri.

Seiring waktu, residu deterjen dan pelembut kain juga dapat menyumbat sistem dan memengaruhi kinerjanya.

Solusinya, bersihkan tabung mesin cuci dengan cuka dan sode kue untuk menghilangkan penumpukan. Bersihkan segel karet dan laci deterjen sebulan sekali.

11. Sakelar lampu

Sakelar lampu merupakan salah satu permukaan yang sering disentuh di rumah. Kotoran, minyak, dan bakteri dari tangan bisa terkumpul di sana.

Penelitian menunjukkan, sakelar dapat menjadi tempat berkembang biak kuman seperti E. coli dan virus penyebab pilek.

Bersihkan sakelar setiap pekan dengan kain microfiber dan semprotan desinfektan.

12. Kasur

Penelitian menunjukkan, kasur yang berusia satu tahun dapat berisi hingga 10 juta tungau debu bersama dengan bakteri, jamur, sel kulit mati, dan keringat. Seiring waktu, penumpukan ini akan semakin parah.