Bahasa Mandarin dianggap sebagai salah satu bahasa tersulit di dunia karena merupakan bahasa tonal dengan ribuan karakter dan sistem penulisan yang misterius. Terutama karena sistem tulisannya yang berbasis karakter Hanzi. Tidak seperti alfabet, Hanzi merupakan sistem logografis.
Dalam Hanzi setiap karakter mewakili satu makna dan jumlah karakter yang harus dikuasai bisa mencapai ribuan. Selain itu, bahasa Mandarin adalah bahasa tonal dengan empat nada utama, yang berarti cara pengucapan kata sangat menentukan artinya.
Kata yang sama bisa memiliki arti yang benar-benar berbeda jika diucapkan dengan nada yang salah. Meskipun tata bahasa Mandarin tergolong lebih sederhana dibandingkan beberapa bahasa lain, struktur kalimat dan cara penggabungan kata tetap membutuhkan pemahaman yang mendalam.
2. Bahasa Zulu
Bahasa Zulu banyak digunakan di Afrika Selatan. Bahasa Zulu merupakan bagian dari rumpun bahasa yang memiliki sejumlah ciri khas, sehingga membuatnya sulit dikuasai oleh penutur asing.
Salah satu tantangan terbesarnya adalah penggunaan bunyi klik yang mudah dikenali saat didengar, tetapi sangat sulit untuk ditiru dan digunakan dalam konteks kata yang benar. Selain itu, bahasa Zulu adalah bahasa tonal, yang berarti perbedaan nada atau intonasi dapat mengubah arti kata secara drastis.
3. Bahasa Arab
Bahasa Arab sering dianggap sebagai bahasa yang menantang karena kompleksitas dalam berbagai aspeknya. Pertama, sistem tulisannya menggunakan huruf Arab yang berbeda jauh dari alfabet Latin, dan banyak vokal pendek tidak ditulis secara eksplisit.
Tata bahasanya juga mencakup bentuk kata kerja yang bisa berubah sesuai subjek, jenis kelamin, dan jumlah. Seseorang yang mempelajari bahasa Arab harus beradaptasi dengan perbedaan dialek.
Menurut US Foreign Service Institute (FSI), mereka yang ingin mempelajari bahasa Arab bahkan membutuhkan waktu 88 minggu untuk mencapai Professional Working Proficiency.
4. Bahasa Korea
Bahasa Korea memang memiliki sistem penulisan Hangul yang terstruktur dan logis, namun ada beberapa aspek lain dari bahasa yang menjadikannya cukup sulit untuk dipelajari. Hangul terdiri dari karakter yang mewakili 19 konsonan dan 21 vokal.
Tata bahasanya memiliki struktur kalimat yang tidak umum bagi penutur bahasa Barat maupun Indonesia, seperti penempatan kata kerja di akhir kalimat. Bahasa Korea juga menggunakan sistem tingkat kesopanan yang kompleks, sebab cara berbicara berubah tergantung pada usia, status sosial, dan hubungan antara pembicara dan lawan bicaranya.










