“Nah selain soal regulasi serta bagaimana kita mengamankan modal investasi kita, adalah juga agar dalam investasi kita jangan tergoda iming-iming return semata. Sesuaikan rencana investasi dengan tujuan dan profil,” jelasnya.
6. Pilih Investasi Aman
Menurut Budi, apabila kita adalah tipikal investor yang tidak dapat terlibat aktif dalam investasi, namun menginginkan keamanan dana sebagai faktor utama, maka pilihan instrumen investasi yang berisiko rendah seperti SBN ritel.
“Tentunya kita tidak bisa berharap imbal hasil yang tinggi dan penting juga kita melakukan aset alokasi. Jangan letakkan seluruh modal investasi kita pada satu penyertaan investasi karena apabila investasi tersebut gagal, maka hilanglah semua investasi kita,” kata dia.
7. Jangan Gunakan Tabungan untuk Investasi
Belajar dari Bunga Zainal, maka Budi pun mengingatkan agar jangan pernah menggunakan tabungan, utamanya yang memiliki tujuan khusus seperti pendidikan anak atau dana darurat untuk investasi.
“Sebaiknya sudah dipisahkan dan dikelola secara lebih seksama. Tidak ikut ditempatkan pada rencana investasi bisnis tersebut, karena namanya bisnis dapat untung dan rugi,” pungkas Budi.
Nah itulah tips yang kami rangkum dari sumber lain, dan belajar dari kejadian yang sudah.










