5. Tidak Menyisakan Makanan di Piring dan Mengambil Makanan yang Terjatuh
Menurut buku Berkata Baik atau Diam: 294 Adab Kebiasaan Rasulullah SAW tulisan Ninik Handrini, Rasulullah SAW selalu mencontohkan untuk tidak meninggalkan sisa makanan, baik di tangan maupun di piring. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa makanan yang kita konsumsi sebaiknya dihabiskan dan tidak dibuang sia-sia.
Bahkan, jika ada makanan yang tak sengaja terjatuh, beliau menganjurkan untuk segera mengambilnya, membuang bagian yang kotor, dan tetap memakan bagian yang bersih.
6. Memakan Sayur-sayuran
Di malam hari, Rasulullah SAW memiliki kebiasaan mengonsumsi sayur-sayuran sebagai menu makan malam. Seperti yang kita ketahui, sayuran kaya akan nutrisi yang berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Mengonsumsi sayur-sayuran secara rutin membantu tubuh menjadi lebih kuat dan tahan terhadap berbagai serangan penyakit.
7. Tidak Makan Berlebihan
Rasulullah SAW mengajarkan untuk tidak makan secara berlebihan. Prinsip ini dikenal dalam Islam sebagai idkhal at-tha’am ala at-tha’am, yang berarti menghindari makan berlapis-lapis atau terus-menerus meskipun perut sudah penuh.
Mengonsumsi makanan secara berlebihan, terutama setelah kenyang, dapat membahayakan kesehatan. Berbagai jenis makanan yang bercampur dalam perut berpotensi memicu munculnya penyakit.
Dengan demikian, mengatur pola makan dan berhenti makan sebelum kenyang sepenuhnya adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan.
8. Tidak Makan Daging Berlebihan
Jauh sebelum ilmu kesehatan modern berkembang, Rasulullah SAW telah mengajarkan untuk tidak mengonsumsi daging secara berlebihan. Selama hidupnya, beliau dikenal menjaga pola makan dengan tidak berlebihan, termasuk dalam hal daging.
Konsumsi daging yang berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan, khususnya pada persendian dan ginjal.
Umar bin Khathab juga memperhatikan kebiasaan ini dan bahkan memberi pesan yang tegas kepada generasi penerusnya, “Jangan jadikan perutmu sebagai kuburan bagi hewan-hewan.”
Nasihat ini mengandung arti mendalam agar kita tidak berlebihan dalam menikmati daging, demi menjaga kesehatan tubuh dan menghindari risiko penyakit.
9. Tidak Mencampur Makanan dan Minuman yang Panas dan Dingin
Rasulullah SAW memiliki kebiasaan yang unik dalam menjaga kesehatannya, yaitu tidak mencampur dua jenis makanan yang memiliki efek panas dan dingin secara bersamaan.
Makanan panas yang dimaksud di sini mencakup berbagai jenis daging, ikan, dan makanan lainnya yang cenderung meningkatkan suhu tubuh. Sedangkan makanan dingin merujuk pada sayuran dan buah-buahan yang memiliki efek mendinginkan.










