HALOSMI.ID- Pendiri Microsoft sekaligus filantropis dunia Bill Gates tengah menguji coba vaksin tuberkulosis atau TBC di Indonesia. Vaksin yang diuji coba bernama M72/AS01E.
“Kita membutuhkan vaksin tuberkulosis. Dan faktanya, uji coba untuk vaksin tuberkulosis telah dimulai, termasuk dengan hubungan yang kuat di Indonesia. Kami memiliki dua tempat di mana kami menguji coba vaksin tersebut di sini, dan itu akan membantu kami mengetahui seberapa baik vaksin tersebut bekerja,” ujar Bill Gates saat bertemu Presiden Prabowo Subianto, pada Rabu 7 Mei.
“Dan itu akan menjadi manfaat bagi seluruh dunia. Jadi kami melakukan uji coba tersebut di Afrika dan India dan di sini. Kami sangat bersemangat tentang pengujian ini,” tambahnya.
Pada September 2024, Kementerian Kesehatan menyebut Indonesia ikut serta dalam uji klinik fase 3 untuk vaksin TB M72/AS01E yang dilakukan di 60 lokasi di tujuh negara.
Uji klinik tersebut didukung oleh Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF) dan Wellcome Trust.
Indonesia menjadi negara keempat yang melaksanakan enrollment setelah Afrika Selatan, Kenya, dan Zambia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan rekrutmen di salah satu lokus pelaksanaan uji klinis di kawasan Jakarta Timur.
Menurut dokumen uji klinik di data Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), vaksin M72/AS01E-4 dijelaskan sebagai vaksin tuberculosis dengan platform recombinant fusion protein yang dikembangkan oleh GlaxoSmithKline Biologicals, SA (GSK). Vaksin ini mengandung M72 antigen dan adjuvant AS01E-4.
Pada tahun 2020, Bill & Melinda Gates Medical Research Institute (Gates MRI) melisensikan vaksin ini untuk melanjutkan pengembangannya.
Dalam dokumen yang dirilis April 2024 tersebut, PT. IQVIA selaku Organisasi Riset Kontrak mengajukan pelaksanaan uji klinik fase 3 randomized, double-blind, placebo-controlled untuk mengevaluasi vaksin efikasi, imunogenisitas dan keamananan pemberian vaksin ini pada subjek remaja usia 15-17 tahun dan dewasa usia 18-44 tahun.
Uji klinik multicenter ini akan dilaksanakan di Vietnam, Afrika Selatan, Malawi, Kenya, Mozambik, Zambia, dan Indonesia. Uji klinik disebut akan mengikutsertakan 2.500 subjek Indonesia dari total 20.000 subjek.
Uji klinik diajukan untuk 5 center, yakni FKUI, RC3ID Universitas Padjadjaran Bandung, RSUP Persahabatan, RS UI, dan RSI Jakarta Cempaka Putih dengan koordinator peneliti Prof. Dr. dr Erlina Burhan, Sp.P(K).
Apa itu vaksin TBC M72?
Dikutip dari laman Badan Kesehatan Dunia (WHO), M72/AS01E adalah kandidat vaksin subunit yang terdiri dari protein fusi imunogenik (M72) yang berasal dari dua antigen Mycobacterium tuberculosis (M.tb) (MTB32A dan MTB39A), dan bahan pembantu milik GlaxoSmithKline (GSK), yaitu AS01E.










