HALOSMI.ID- Di Zaman yang Modern sekarang muncul berbagai istilah generasi yang mencerminkan karakteristik dan perilaku individu dalam kelompok usia tertentu. Salah satu istilah yang belakangan populer adalah Generasi Stroberi.
Istilah ini mungkin terdengar unik dan menggemaskan, namun memiliki makna yang lebih dalam yang menggambarkan fenomena sosial di berbagai negara.
Lantas, apa itu Generasi Stroberi? Apa saja ciri khas mereka? Yuk pelajari lebih lanjut!
Apa Itu Generasi Stroberi?
Mengutip sumber lain, generasi Stroberi (Strawberry Generation) adalah istilah yang pertama kali muncul di Taiwan pada awal tahun 2000-an.
Nama ini mengacu pada buah stroberi yang tampak menarik, segar, dan indah dari luar, namun mudah rusak atau lembek jika tertekan.
Generasi Stroberi merujuk pada generasi muda yang lahir di era 1980-an hingga awal 2000-an, yang dianggap cenderung memiliki mental yang lebih rapuh dibandingkan generasi sebelumnya.
Generasi ini sering dianggap kurang tahan banting, mudah terpengaruh, dan kurang memiliki ketangguhan dalam menghadapi tekanan hidup.
Generasi Stroberi memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya berbeda dari generasi-generasi lain.
1. Tingkat Toleransi Rendah terhadap Stres
Mereka sering kali merasa cemas atau tidak nyaman saat dihadapkan pada tekanan, baik dalam pekerjaan, hubungan, atau studi. Banyak yang menyebut generasi ini mudah menyerah ketika menghadapi tantangan besar.
2. Sensitivitas yang Tinggi
Generasi ini juga dikenal lebih peka terhadap perasaan dan kondisi mental mereka. Mereka lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar, termasuk kritik dan opini dari orang lain.
3. Prioritas pada Kebahagiaan Pribadi
Dibandingkan generasi sebelumnya, Generasi Stroberi cenderung menempatkan kebahagiaan dan kepuasan pribadi sebagai prioritas. Mereka tidak ragu untuk mengejar pekerjaan atau aktivitas yang dianggap menyenangkan, bahkan jika pekerjaan tersebut tidak menawarkan stabilitas finansial yang besar.
4. Menghindari Konflik
Banyak anggota Generasi Stroberi yang memilih menghindari konflik atau situasi yang memicu stres. Misalnya, mereka lebih cenderung mencari lingkungan kerja yang mendukung dan nyaman.
Faktor yang Mempengaruhi Generasi Stroberi
Dikutip dari sumber yang sama, ada beberapa hal yang menjadi faktor penyebab adanya Generasi Stroberi.
1. Self-Diagnosis yang Terlalu Dini
Generasi stroberi seringkali melakukan self-diagnosis tanpa konsultasi dengan ahli. Mereka terpapar berbagai informasi dari media sosial yang kadang tidak akurat, lalu mencocokkannya dengan kondisi mereka.










