Apa Boleh Langsung Makan Nasi saat Buka Puasa? Begini Kata Dokter

Young Asian woman tasting authentic classic Indian food. Enjoying assorted Indian dishes freshly served on the table in restaurant. Tourist exploring local cuisines when travel. Travel and vacation. People, food and lifestyle

HALOSMI.ID- Guys, Buka puasa sering kali menjadi momen yang dinanti-nanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Tak sedikit orang yang langsung makan nasi dan lauk pauknya begitu adzan Magrib berkumandang.

Tapi apakah boleh langsung makan nasi saat berbuka?

Salah Satu Spesialis Dokter Gizi mengatakan langsung mengonsumsi makanan berat seperti nasi saat berbuka puasa memang tidak dilarang, tapi sebaiknya tidak dilakukan. Pasalnya, makanan berat seperti nasi bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cukup drastis.

“Lonjakan gula darah akan berakibat mudah ngantuk dan mudah lapar kembali. Sehingga upayakan memilih takjil seperti buah potong tinggi air atau kurma,” Kataya.

Lonjakan gula darah ini terjadi karena setelah seharian berpuasa, kadar gula darah dalam tubuh cenderung rendah. Jika langsung makan nasi dalam jumlah banyak, tubuh akan menyerap gula dengan cepat, menyebabkan energi naik drastis tetapi juga turun dengan cepat. Akibatnya, seseorang bisa merasa lemas, mengantuk, bahkan cepat lapar lagi.

Daripada langsung makan nasi, Davie menyarankan berbuka dengan makanan yang lebih ringan dan sehat. Selain itu, makanan yang tinggi gula dan tepung juga sebaiknya dihindari sebagai menu takjil karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak stabil.

“Saat berbuka puasa, dianjurkan mengonsumsi makanan yang ringan, dominan konsumsi buah potong tinggi air atau kurma sekitar 3-4 butir,” ujarnya.

Waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan berat adalah setelah jeda salat Magrib. Hal ini memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi setelah seharian berpuasa.

Nah, Sudah Tahu kan? Semoga artikel ini bermanfaat ya!