Kenali! Tanda Fisik Orang yang Memiliki Harga Diri Rendah, Apa Saja?

HALOSMI.ID- Pada Dasarnya, Lingkungan Sosial, Budaya dan Pergaulan merupakan tempat tumbuhnya seseorang, Namun beberapa fisik seperti ini menandakan bahwa dirinya memiliki harga diri rendah, apa saja ya?

Guys, Jika tidak segera diatasi kondisi harga diri yang rendah bisa sangat berpengaruh pada perilaku, hubungan interpersonal, hingga kinerja akademis atau profesional seseorang.

Berikut ini tanda fisik yang bisa kamu temukan pada orang yang punya harga diri rendah.

1. Postur yang Buruk

Bahasa tubuh kita sering kali menjadi cerminan kepercayaan diri. Bahu yang terkulai dan postur membungkuk dapat menandakan kurangnya kepercayaan diri, sementara postur tegak dan berdiri tegak dapat memberikan efek psikologis positif, membuat seseorang merasa lebih berani dan percaya diri.

Penelitian tahun 2014 menunjukkan bahwa duduk dengan postur tegak dapat meningkatkan harga diri, suasana hati, dan mengurangi rasa takut saat menghadapi tugas yang menantang.

Postur tegak juga dikaitkan dengan kecepatan berbicara yang lebih tinggi dan penggunaan bahasa yang lebih positif. Hal tersebut menunjukkan bahwa postur tubuh dapat memengaruhi emosi dan pikiran secara positif.

2. Memiliki Kebiasaan Tertentu saat Gugup

Dalam sebuah situasi sosial, kebiasaan seperti menggigiti kuku atau tertawa gugup sering kali menjadi penanda adanya perasaan cemas.

Kebiasaan-kebiasaan ini lebih umum ditemukan pada orang yang mengalami kecemasan sosial yang cenderung berkaitan dengan rendahnya kepercayaan diri dan adanya ketakutan akan penilaian negatif dari orang lain.

Sebuah penelitian yang melibatkan 93 mahasiswa menunjukkan bahwa kebiasaan saat gugup lebih terlihat saat melakukan tugas-tugas seperti pidato mendadak atau interaksi sosial.

Untuk membantu mengatasi kebiasaan ini, cobalah mengalihkan perasaan gugup itu melalui tindakan seperti bernapas dalam-dalam.

3. Merendahkan Diri Sendiri

Kerap mengucapkan kalimat yang merendahkan diri sendiri, terlalu banyak meminta maaf, atau menyepelekan pencapaian pribadi dapat menjadi tanda rendahnya rasa percaya diri.

Sebuah studi tahun 2018 menunjukkan adanya hubungan antara sikap merendahkan diri, depresi, dan kecemasan.
Rendahnya rasa percaya diri ini dapat menyebabkan seseorang memandang situasi secara negatif dan menginternalisasi kegagalan yang pada akhirnya memperburuk gejala depresi dan kecemasan.

Untuk mengatasi masalah ini, salah satu cara yang efektif adalah dengan berlatih berbicara positif pada diri sendiri seperti melalui afirmasi.

Latihan ini dapat membantu mengelola rasa takut dan cemas sehingga tidak lagi menunjukkan sikap merendahkan diri sendiri.